Posted by & filed under Troubleshooting.

Dalam post saya sebelumnya mengenai Solusi PC Tidak Bisa Booting, Anda dapat menemukan satu langkah untuk mendeteksi perangkat apa yang membuat PC tidak dapat booting (menyala). Mungkin Anda mendapati perangkat tersebut adalah memory (RAM). Jangan langsung mengira bahwa memory tersebut rusak, sebelum Anda melakukan apa yang saya sarankan dalam post ini.

Memory (Random Access Memory) dalam PC adalah perangkat berupa papan elektronik yang memuat beberapa chip dan dipasangkan pada DIMM Slot (sebelah CPU). Kelemahan bentuk slot ini, jika lingkungan sekitar PC terdapat debu, seringkali baik slot dan perangkat yang dipasangkan menjadi hilang kontak karena debu yang menumpuk.

English: Image to illustrate the physical char...

English: Image to illustrate the physical characteristics of SDR SDRAM. (Photo credit: Wikipedia)

Solusi paling mudah adalah dengan membersihkan memory yang kotor. Caranya:

  1. Siapkan kuas dan penghapus karet. Anda juga dapat memakai contact cleaner (khusus untuk peralatan elektronik).
  2. Cabut aliran listrik ke PC dengan cara melepaskan kabel power dari stop kontak.
  3. Buka casing PC (ingat aliran listrik ke PC harus dilepas terlebih dahulu).
  4. Lepaskan memory dari motherboard, dengan cara menekan tuas di kedua ujung memory, lalu cabut.
  5. Bersihkan slot memory pada motherboard menggunakan kuas, usahakan agar jangan ada debu yang menggumpal dan menyumbat slot.
  6. Gosokkan penghapus ke bagian tembaga pada memory (bagian bawah yang dimasukkan ke dalam slot), hingga tembaga terlihat lebih mengkilap.
  7. Anda juga bisa menggunakan contact cleaner khusus untuk barang elektronik. Semprotkan pada bagian tembaga, lalu bersihkan dengan menggunakan kain yang kering atau tissue.
  8. Pasang kembali perangkat memory ke slotnya. Tekan hingga kedua tuas pada ujung memory mengunci.
  9. Pasang kembali aliran listrik ke PC. Hidupkan kembali PC dan cek pada menu BIOS, apakah memory sudah terdeteksi.
  10. Bila langkah-langkah diatas tidak berhasil, saran saya ya beli lagi saja memory yang baru. Hahaha. Jangan lupa untuk membawa memory yang lama sebagai informasi untuk spesifikasi memory yang baru.

Selain membuat memory menjadi error atau tidak terdeteksi, debu juga dapat menghambat perangkat lain seperti Processor (kipas dan heatsink menjadi tidak efektif), Power Supply Unit, atau VGA. Usahakan untuk secara teratur membersihkan bagian dalam PC, sehingga debu tidak menumpuk. Tumpukan debu ini dapat menghambat, atau membuat PC tidak dapat berfungsi dengan optimal.

Oh ya, cara ini bisa juga dipakai untuk perangkat yang dipasang pada slot lain pada motherboard, seperti VGA, Network Card, Sound Card, dsb. Sekian tips singkat dari saya. Jika ada saran ataupun kritik, silahkan diberikan melalui komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca post ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat.

Enhanced by Zemanta

Trackbacks/Pingbacks

  1.  DUNIA KITA
  2.  Solusi PC Tidak Bisa Booting | Tito Pandu's Blog

Leave a Reply

  • (will not be published)